New Version

Mitsubishi Pamer Mobil Adventure concept, Jadi Ide Modifikasi untuk Xpander Cross, Pajero Sport, Xforce dan Destinator

26 November 2025 | Admin Mitsubishi

Mitsubishi Adventure Concept

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tak hanya menawarkan program penjualan di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Di booth mereka, pengunjung bisa melihat unit display yang sudah dipasangi berbagai aksesori untuk mendukung aktivitas bertualang.

Menariknya, Mitsubishi tidak menjual unit modifikasi ini maupun aksesorinya. Semua mobil tersebut hanya berfungsi sebagai showcase bahwa lini kendaraan Mitsubishi cocok untuk dimodifikasi. Sekaligus memberi acuan bagi konsumen yang ingin melakukan personalisasi lebih jauh.

“Spesial display hasil modifikasi ini untuk memberikan ide dan gambaran kepada para pengunjung bahwa mobil Mitsubishi bisa mendukung banyak aktivitas pengguna seperti outdoor trip,” jelas Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia.

Xpander Pameran

Mitsubishi memberi nama konsep ini Adventure Concept, terdiri dari empat model yang mendapat sentuhan ubahan penampilan serta tambahan aksesori: Pajero Sport, Xpander Cross, Destinator, dan Xforce.

Untuk Xpander Cross dengan tema Comfort x Outdoor with Family, rekomendasinya memasang roof box untuk barang bawaan ekstra serta awning sebagai penunjang kenyamanan saat camping ringan.

Modifikasi Pajero Sport

Pajero Sport mengusung tema Exploring x Excitement dengan ubahan simpel tetapi fungsional. Pemasangan pelek baru berbalut ban AT membuatnya lebih siap masuk ke berbagai medan.

Xforce Adventure

Perhatikan Unsur Keselamatan dan Kenyamanan

Rifat mengingatkan bahwa modifikasi tetap harus memerhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan, serta tidak sampai menggugurkan garansi kendaraan.

“Modifikasi jangan sampai mengganggu sistem keamanan dan keselamatan. Contoh, kalau mau ganti pelek, maksimal naik dari standar hanya dua inci. Modifikasi berlebihan juga bisa menggugurkan garansi,” ujar Rifat.

Rifat Sungkar di GJAW

“Mobil punya batas kemampuan kapasitas maksimal. Jangan sampai ubahan yang dilakukan justru mengorbankan unsur kenyamanan,” Rifat memungkasi.